Gubernur Ajak Warga Bersyukur dan Bangga Tinggal di Desa

Loading

BALIKPAPANUPDATE – Bersyukur. bangga dan berbahagia. Selain itu, pandai berterimakasih, bekerja tulus dan ikhlas serta hidup sederhana di desa. Ajakan itu disampaikan Gubernur Kaltim H Isran Noor kepada lebih dari 300 Kepala Desa se-Kaltim pada Rapat Koordinasi (Rakor) Perangkat Desa se-Kaltim Tahun 2023 di Hotel Novotel Balikpapan, Jumat (7/7/2023).

“Saya juga bangga dan berbahagia karena desa-desa dan para Kades se-Kaltim sudah semakin baik. Makmur bahagia sejahtera,” kata Gubernur Isran.Harus pandai bersyukur, karena ujar Gubernur Isran kondisi desa-desa sudah cukup berbeda dibanding beberapa tahun silam. Apalagi Pemerintah sudah menggelontorkan Dana Desa yang cukup besar.

Dana itu menurut dia, harus dimanfaatkan dengan baik untuk pembangunan dan kesejahteraan rakyat.”Dana Desa jangan dikorupsi,” tegas Gubernur pada Rakor yang juga dihadiri Sekdaprov Kaltim Sri Wahyuni. Sehubungan dengan itu, dia memberi apresiasi Rakor yang bertujuan sinergitas dan keserasian kebijakan dan program antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten melalui pembinaan dan pengadaan kepada Desa sebagaimana amanat UU No.6 Tahun 2014 Tentang Desa. Terutama dalam hal pengelolaan bersama Keuangan Desa.

Diungkapkan, Dana Desa untuk Kaltim tahun 2023 sebesar Rp.777,27 miliar untuk 841 desa di 83 kecamatan pada 7 kabupaten se-Kaltim.”Ikuti peraturan dan ketentuan yang ada. Semoga Dana Desa benar-benar bermanfaat dan menjadikan desa-desa di Kaltim semakin maju dan sejahtera,” pinta Gubernur Isran Noor. Selain Gubernur Kaltim H Isran Noor, Sekda Provins Kaltim Sri Wahyuni juga mengingatkan kepada para Kepala Desa agar dapat mengelola Dana Desa dengan baik, bersih tanpa penyimpangan.

“Kalau terjadi penyimpangan, apalagi dikorupsi siap-siap saja akan berhadapan dengan hukum,” tegas Sekda Sri Wahyuni. Pada bagian lain, Sekda Sri juga mengharapkan setiap desa harus kreatif dan mengembangkan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk menunjang kegiatan ekonomi. Tidak terkecuali itu tetap menggerakkan bidang kesehatan seperti pelayanan Posyandu dan penanganan kasus-kasus Stunting pada anak,-amak seperti yang juga diminta Gubernur Isran Noor. (ADV/Kominfo Kaltim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!