DPK Kaltim Akan Gelar Lomba Challenge Pengembangan Budaya Baca di Tiktok

BALIKPAPANUPDATE – Kepala bidang Pengembangan Perpustakaan dan Pembudayaan Kegemaran Membaca (P3KM) Taufik mengatakan akan membuat lomba challenge membuat  konten pengembangan budaya baca di platform tiktok yang rencananya akan dimulai di awal tahun depan. Melalui lomba challenge ini dapat menaikkan minat baca masyarakat di Kaltim terutama bagi kalangan anak-anak, remaja, dan dewasa yang memang sering menggunakan tiktok sebagai media ekspresi dan sarana informasi.

“pengguna tiktok yang mencapai miliaran orang itu, kita akan membuat konten pengembangan budaya baca yang dikemas secara menarik, janganlah tiktok itu diartikan sebagai yang negative, kalo dimanfaatkan dengan baik. Karena media promosi yang paling efektif jaman sekarang tiktok deh, karena selain penggunanya banyak, pembuatannya juga tergolong mudah itu kami tangkap peluang DPK Kaltim , kami ingin lombakan tapi kontennya tak hanya hiburan”, Tutur Taufik ketika diwawancarai awak media usai menjadi narasumber di program pojok literasi Balikpapan TV belum lama ini.

Taufik merasa DPK Kaltim perlu melombakan ini dengan tujuan agar dapat mengajak masyarakat mau berkunjung Ke perpustakaan daerah, membaca buku lagi, dan mengembangkan literasinya “jadi kesimpulannya kalo dari survey yang dilakukan minat baca nasional, di kaltim itu tergolong tinggi minat bacanya sekitar 62,21 persen, jadi kita tidak khawatir dengan kehadiran media sosial saat ini, itu tidak akan menghambat budaya literasi masyarakat di Kaltim” Tegas Taufik.

Taufik mengatakan tingginya survey minat baca masyarakat di kaltim itu diukur melalui beberapa indikator seperti jumlah buku yang dibaca per tiga bulan, durasi waktu yang digunakan untuk membaca dan penggunaan internet yang menjadi indikator minat baca masyarakat. “Jadi gak usah kuatir kehadiran internet dan platform digital karena pemahaman tentang minat baca itu sudah mengalami pergeseran, kalo selama ini minat baca diartikan membaca buku sekarang menonton video youtube yang menambah wawasan kita itu juga dikategorikan minat baca”, Pungkasnya.  (dy/ADV30)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

error: Content is protected !!