DPRD Kota Balikpapan Perpanjang Masa Kerja Pansus Penyelamatan Aset Pemkot Sampai Akhir Januari 2022

BAGIKAN
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BALIKPAPANUPDATE – Sebagai upaya penyelamatan aset tidak bergerak milik Pemerintah Kota Balikpapan, Ketua DPRD Kota Balikpapan Abdulloh, S.Sos mengumumkan perpanjangan masa kerja panitia khusus (pansus) penyelamatan aset tetap tanah, gedung dan bangunan pemerintah kota Balikpapan sampai akhir januari 2022 dan panitia khusus penyusunan rencana kerja sisa masa jabatan 2019-2024 DPRD Kota Balikpapan sampai dengan akhir november 2021.

Abdulloh mengatakan pada tahun ini DPRD Kota Balikpapan telah membentuk 5 panitia khusus dimana 3 diantaranya telah selesai melaksanakan pekerjaannya dan melaporkan hasil kerja berdasarkan rekomendasi dalam rapat sidang paripurna “Saya berharap kinerja pansus yang diperpanjang masa kerjanya ini dapat dilaksanakan se-efektif mungkin sehingga menghasilkan rekomendasi yang membantu pemkot Balikpapan dan DPRD Balikpapan”, Ujarnya.

Menurutnya panitia Khusus ini dalam penyusunan rencana kerja DPRD Balikpapan selama 3 tahun kedepan ini sangat rumit sehingga perlunya pendalaman materi dalam program kerja “Pansus renja ini penyusunannya sangat pelik sebenarnya telah selesai tinggal rekomendasi namun  diperpanjang sampai akhir november karena ada administrasi yang belum diselesaikan”, Ungkapnya.

Mengenai penyelamatan aset tidak bergerak milik Pemkot Balikpapan yang akan ditelusuri oleh pansus juga sangat penting dan krusial untuk mencari dan membedahi data aset yang dinilai tidak mudah karena sudah selama berpuluh-puluh tahun belum pernah digali untuk diselesaikan “Mudah-mudahan dengan pansus ini dengan perpanjangan waktu sampai januari 2022 harus sudah selesai kalaupun belum selesai akan ada penambahan lagi, Realisasi hasil dari pansus nanti  setelah rekomendasi dibuat , kami tidak bisa menerima “katanya dan mengada-ngada”, tetapi Kami harus minta data yang real seberapa banyak dan besar aset di Kota Balikpapan ini untuk diamankan”, Terang Abdulloh. (dy/bu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *