PPKM Turun Ke Level 2, Ketua DPRD Balikpapan Minta Masyarakat Jangan Euforia

BAGIKAN
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BALIKPAPANUPDATE  – Turunnya  status  Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dari level 4 ke  level 2 sejak pekan lalu membuat aktivitas masyarakat yang sebelumnya dibatasi kini telah dilonggarkan, Masyarakat kota Balikpapan seharusnya tidak gembira atas turunnya status level PPKM di Kota Balikpapan yang dikhawatirkan malah berpotensi membentuk klaster-kalster baru dan ledakan kasus, hal ini disampaikan Ketua DPRD Kota Balikpapan Abdulloh saat melakukan peninjauan kegiatan percepatan vaksinasi lintas agama di SDN 009 Balikpapan Barat pada selasa siang (12/10/21) “Masyarakat ini jangan euforia dengan turun level dari level 4 menjadi level 2 kota balikpapan, covid-19 di Balikpapan masih sangat rawan hanya saja mereka jarang melaporkan”, Ujarnya,

Menurut Abdulloh masih banyak warga kota Balikpapan yang enggan melaporkan dirinya ke puskesmas/Klinik terdekat ketika terkonfirmasi positif Covid-19 “Hasil survey saya kemarin di Balikpapan Utara yah setiap kelurahan ada 5 sampai 6 orang terpapar covid-19 tapi mereka ternyata takut untuk melaporkan”, Ungkap Abdulloh.

Kekhawatiran yang Abdulloh rasakan ketika capaian vaksinasi dosis pertama di Balikpapan baru 60,55 persen atau 318.468 jiwa dan dosis kedua mencapai 34,31 persen atau 180.773 jiwa artinya masih ada 445 ribu jiwa yang belum divaksinasi yang berisiko terpapar covid-19 “ini rentan sekali untuk kemudian terpapar bisa menularkan yang sudah divaksin ini bedanya kalau sudah divaksin ada kekebalan tubuh”,  terangnya,

 Sehingga Abdulloh meminta kepada warga kota Balikpapan untuk terus menerapkan protokol kesehatan dengan menjalankan  5 M seperti mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas “Mudah-mudahan masyarakat tidak euforia dan sering-sering patuhi 5 M”, Jelasnya. (dy/bu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *