Atasi Kekurangan Guru di Balikpapan, Dinas Pendidikan Bekerjasama Dengan CSR Kutai Refinery Nusantara

BAGIKAN
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BALIKPAPANUPDATE – Guna mengantisipasi Kekurangan guru, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan, Muhaimin mengaku telah mendapatkan bantuan pendidikan dari program CSR Kutai Refinery Nusantara yang secara simbolis diserahkan pada jumat pagi (8/10/21) di aula balai kota.  Program CSR tersebut merupakan bagian dari program prioritas visi misi Wali Kota Balikpapan terpilih dibidang pendidikan “program ini berjalan di APBD perubahan nanti di murni juga ada. karena ini merupakan program prioritas wali kota terpilih sesuai visi misi beliau,”, Ungkapnya.

Selama ini Pemerintah Kota rutin membiayai guru honor yang diangkat untuk menggantikan guru ASN yang pensiun menggunakan APBD Kota, untuk meringankan biaya, pemerintah kota bekerjasama dengan Perusahaan Lokal melalui program CSR untuk menanggung biaya guru honor tersebut “Kami ini kan kekurangan guru ASN itu pensiun berarti kan digantikan guru honor kalo guru honor itu masuk berarti kan dibayarnya dari APBD Kota , kalo guru ASN dari APBN. Kalo semakin banyak guru kita yang pension kemudian diganti guru honor berarti APBD kita akan selalu berkurang sehingga kita mohon ada program dari CSR perusahaan membantu mereka merekrut guru kemudian gurunya diserahkan kepada dinas yang menggaji mereka sesuai UMK”, Ujarnya.

Bersama CSR Kutai Refinery Nusantara, Muhaimin telah menerima 4 guru terdiri dari 2 guru SD dan 2 guru SMP “Jadi ada 4 nanti mereka statusnya karyawan KRN gajinya dibayar oleh KRN dengan UMK yang ditetapkan kota Balikpapan, tapi dia mengajarnya di sekolah yang kita tunjuk, kita harapkan program ini diikuti oleh CSR yang lain sehingga nanti jika kita kekurangan guru itu tidak terlalu membebani APBD kota.”, Jelas Muhaimin.

Selain itu , Muhaimin juga menerangkan Bantuan Operasional Sekolah regular di Kota Balikpapan sebagai upaya peningkatan mutu pembelajaran untuk jenjang SD dan SMP “Dana BOS pusat atau reguler untuk SD/MI totalnya Rp 95 Miliar, atau Rp 500 ribu per tahun sedangkan SMP/MTs mendapatkan Rp 850 ribu pertahun totalnya Rp 142 miliar, termasuk juga Insentif guru PAUD,SD dan SMP yang sebulan 500 ribu perbulan menjadi Rp 750 ribu di tahun 2022”, Kata Muhaimin.

Program visi misi wali Kota Balikpapan lainnya yang menjadi perhatian adalah pemberian seragam gratis bagi murid SD negeri dan swasta kelas 1, sedangkan SMP/MTs  untuk siswa kelas 7 terdiri dari seragam pramuka, seragam Putih biru atau putih merah dan seragam batik “Bantuan pakaian nanti di tahun 2022 meliputi 3 stel, termasuk beasiswa untuk guru, SD, dan SMP dilakukan di tahun 2022”, Tambahnya. (dy/bu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *