Demi Wujudkan Program Prioritas Wali Kota Balikpapan, APBD-P Dapat Tambahan Rp 570 Miliar

BAGIKAN
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BALIKPAPANUPDATE – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2021 yang sebelumnya disinyalir defisit mendadak mendapat angin segar pasca masuknya anggaran sebesar Rp 570 Miliar yang didapatkan dari berbagai sektor seperti yang disampaikan Anggota DPRD Kota Balikpapan Syukri Wahid, pertama dari belanja transfer pusat yang kurang salur yang baru dibayarkan sekarang sekitar Rp 285 Miliar “itu kurang salur yang baru dibayar tahun ini artinya ada uang dari langit, kebetulan ada program baru yang dibiayain tahun depan belum tentu ada dana”, Ujar Syukri Wahid.

Selanjutnya Dana bagi hasil seperti Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sekitar Rp 119 Miliar, biaya penghematan belanja pemerintah kota Balikpapan sekitar Rp 200 Miliar “over target pajak karena kita recofusing Rp 130 miliar uang baru lagi”, Kata politisi Partai Keadilan Sejahtera ini.

Menutur Syukri tambahan anggaran ini menjadikan Nilai APBD Perubahan dari Rp 2,2 Triliun Menjadi Rp 2,7 Triliun membuat beberapa program prioritas Wali Kota Balikpapan yang tertuang dalam RPJMD 2021-2025 dapat segera terealisasi dan manfaatnya dapat langsung dirasakan warga kota Balikpapan seperti program BPJS Kesehatan Gratis, PDAM, pembangunan sekolah dan penanganan banjir “ 4 program prioritasnya udah tercover di RPJMD APBD 2021, Pertama  BPJS kesehatan, kedua Perumda Tirta Manuntung sebesar Rp 22 M itu ada program penyediaan air bersih , ketiga multiyears sekolah 2 unit itukan Rp 30 Miliar berarti tercover disitu”, Jelas Syukri. 

Beberapa program prioritas Wali Kota Balikpapan banyak dilakukan secara berkelanjutan atau proyek Multiyears dengan total anggaran Rp 200 Miliar yang wajib untuk dibayarkan di APBD perubahan 2021 Sekitar Rp 30 Miliar, APBD Murni 2022 Rp 98 Miliar, APBD Perubahan 2022 Rp 98 Miliar, dan APBD Murni 2023 Rp 100 Miliar “kita sudah mengalokasikan anggaran multiyears setiap tahun, itu diluar program BPJS, baju seragam, SPP gratis pokoknya setiap tahun harus keluar uang Rp 200 Miliar wajib loh yah,ini kepentingan janji”, Ungkap Syukri Wahid. (dy/bu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *