RDP Komisi IV Bersama Mitra Kerja OPD, Sebagian Gaji dan Tunjangan ASN Dikurangi

BALIKPAPAN– Dalam rangka pematangan rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) Perubahan APBD tahun anggaran 2021, Komisi IV DPRD Kota Balikpapan melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama 11 OPD Balikpapan mitra kerja bidang kesejahteraan rakyat diantaranya  Dinas Kesehatan Kota,Rumah Sakit Khusus Bersalin  Sayang Ibu, RSUD Beriman, Bagian Kesejahteraan Masyarakat, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Sosial, BPBD, DP3AKB, Dinas Tenaga Kerja, Dinas Perpusatakaan dan Arsip serta DPOP (Selain bidang pariwisata) bertempat di ruang rapat paripurna lantai 2 kantor DPRD Balikpapan pada senin pagi (13/9/21).

Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan Muhammad Taqwa menjelaskan masing-masing OPD telah merancangkan anggaran di triwulan IV 2021 temasuk juga pengurangan tunjangan dan gaji ASN sebagai konsekuensi refocusing penanganan pandemi di kota Balikpapan  “Hanya tinggal melanjutkan program tahun 2021 kemudian kalaupun ada perubahan saya liat ada di beberapa OPD itu justru mengurangi postur anggaran di sisi gaji dan tunjangan ASN, kami juga tidak melakukan efisiensi  pada prinsipnya berjalan saja”, Ujar politisi partai Gerindra tersebut.

Padatnya agenda RDP dengan 11 OPD membuat Komisi IV membatasi waktu pemaparan sehingga hasil RDP bisa segera dituangkan menjadi berita acara untuk selanjutnya dibahas dalam rapat badan anggaran dan TAPD (tim anggaran Pemerintah Daerah) Balikpapan “Tinggal pendalaman program  dan kegiatan diakhir tahun 2021, waktunya juga sangat terbatas OPD diberikan waktu 15 sampai 30 menit sehingga memang tidak ada pembahasan detail hanya program mungkin kurang jelas itu yang diperdalam”, Singkatnya.

Mengenai Pendidikan saat ini pembangunan Ruang Kelas Baru sedang dalam tahap pengerjaan termasuk renovasi dan Detail Engineering Design (DED) untuk proyek 2 unit sekolah baru di Balikpapan selatan dan Balikpapan BaratAda penambahan RKB, rehab ada pembuatan DED seperti yang kita rencanakan kemarin, nanti di tahun 2022 anggaran APBD murni baru kita akan ada pembangunan ulang sekolah baru yah”, Tutupnya. (dy/bu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *