Kabinet Masih Solid, Istana Tepis Isu Reshuffle

BALIKPAPANUPDATE – Staf Khusus Menteri Sekretaris Negara, Faldo Maldini mengatakan, tim pemerintah saat ini bekerja dengan optimal dan solid. “Yang jelas, kita semua sekarang bisa lihat tim hari ini bekerja dengan optimal. Soliditas ini akan menjadi modal berharga untuk melewati dan bangkit dari situasi pandemi,” ujar Faldo saat dikonfirmasi pada Jumat (10/9/2021). Ia berkomentar soal kemungkinan kembali dilakukannya perombakan (reshuffle) kabinet Indonesia Maju.

Dia mengatakan, pemerintah sudah bekerja dengan sangat baik dalam menurunkan tren kasus Covid-19. Meski demikian, menurut dia, saat ini semua pihak harus terus waspada dan bersiap selama pandemi masih terjadi. Faldo pun menegaskan, hingga saat ini ia tidak mendengar informasi mengenai reshuffle.

Sebab, kata dia, semua pejabat negara sedang fokus bekerja. “Saya tidak pernah dengar ada kabar. Semua pejabat negara fokus,” ucap dia. Baca juga: Kata Istana soal Isu Reshuffle Kabinet Setelah PAN Merapat ke Koalisi Ssbelumnya, pihak Istana Kepresidenan angkat bicara soal isu reshuffle atau perombakan Kabinet Indonesia Maju yang ramai diperbincangkan setelah Partai Amanat Nasional (PAN) menyatakan bergabung sebagai partai politik pendukung pemerintah. Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman mengatakan, reshuffle sepenuhnya menjadi kewenangan Jokowi.

“Reshuffle adalah hak prerogatif presiden,” kata Fadjroel Jumat (27/8/2021). Fadjroel mengatakan, presiden saat ini fokus menangani pandemi virus corona. Oleh karena itu, ia meminta masyarakat menunggu kepastian tentang isu perombakan kabinet. Terkait hal tersebut, pengamat politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia Ujang Komarudin menilai, akan ada dinamika politik setelah masuknya PAN dalam parpol koalisi pemerintah.

Setelah PAN Disebut Masuk Koalisi Menurut Ujang, dinamika politik itu berkaitan dengan reshuffle. Ujang berpandangan, Jokowi akan memberikan satu kursi menteri untuk PAN “Biasanya, jika berkoalisi yang dapat kompensasi. Oleh karena itu, kita lihat saja ke depan. Jika ada reshuffle, itu artinya ada akomodasi terhadap PAN. Artinya, akan ada kader PAN yang jadi menteri. Paling-paling satu menteri,” kata Ujang Kamis (26/8/2021). (HUM/KAL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *