Pajak Daerah Baru Tercapai 42 Persen dari Target Rp 692 Miliar, Haris : PPKM Membuat Lambat Kenaikan PAD

BALIKPAPANUPDATE – Ketua Komisi II DPRD Kota Balikpapan H. Harismengaku optimis Pencapaian target pajak daerah Balikpapan tahun 2021 sebesar Rp 692 Miliar bakal terealisasi diakhir bulan desember 2021 mendatang, berdasarkan data dari BPPDRD (Badan Pengelola Pajak Daerah dan Retribusi Daerah) Balikpapan diketahui per akhir bulan juni 2021 telah mencapai Rp 257 Miliar atau sekitar 42 persen dari target pajak. Ada 4 sektor pajak yang mengalami pencapaian di triwulan ketiga tahun ini yaitu BPHTB (Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan), pajak reklame, pajak orang asing, KIR (Pajak Kendaraan Bermotor) “Target itu tercapai, malah yang melebihi batas itu kaya BPHTB, artinya bertambah sampai 32 Miliar, tapi yang lainnya babak belur, dari semua item baru 4 yang bagus pembayaran berbeda dari target yang seharusnya di tahun 2021 itu 300 M lebih”, Ujar Politisi PDIP ketika diwawancarai awak media diruang kerjanya pada senin pagi (26/7/21).

Untuk dapat mencapai target pajak daerah tahun 2021 dibutuhkan Rp 435 Miliar di 6 bulan terakhir ini atau sekitar Rp 72 Miliar Perbulannya. Menurut Haris, penurunan pencapaian pajak daerah dikarenakan adanya PPKM mikro yang terjadi sejak awal pandemi covid-19 tahun 2020 membuat beberapa sektor andalan merosot tajam seperti pajak restoran, pajak hiburan, dan retribusi sehingga komisi II nantinya akan rapat bersama pemkot Balikpapan beserta Wali Kota membahas perubahan anggaran tahun 2022 jika target tidak tercapai “Retribusi kecil, pariwisata tidak tercapai, Kalau itu tidak tercapai apakah nanti ada rapat revisi, perubahan atau pergeseran karena pasti ada pengaruhnya dengan APBD kita, Ternyata karena penerapan PPKM ini sehingga lamat kenaikan PAD kita”. terangnya. (dedy/bu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *