Pansus DPRD Balikpapan Berikan 3 Rekomendasi Terkait Nasib Perusda Manuntung Sukses

BALIKPAPANUPDATE  – Pansus DPRD Kota Balikpapan menggelar rapat konsultasi bersama pimpinan DPRD tentang laporan sementara aset dan kinerja Perusda Manuntung Sukses pada senin pagi (5/7/21) bertempat di ruang rapat paripurna. Rapat ini digelar untuk Menindaklanjuti rapat pansus DPRD bersama Perumda manuntung Sukses, dan BPKAD tentang kinerja dan aset pada beberapa hari lalu ,

Dari 3 bulan membedah disepakati  Perumda Manuntung Sukses harus diaudit oleh pihak ketiga dan dari pansus DPRD melalui inspektorat meliputi audit Kinerja dan audit Keuangan, sehingga pada hari ini tim pansus memaparkan temuannya untuk dijadikan laporan sementara dihadapan Ketua DPRD Kota Balikpapan Abdulloh.

Tim Pansus DPRD Syukri Wahid menerangkan dalam 5 tahun terakhir ini perusda manuntung sukses tidak memberikan kontribusi pendapatan mereka bagi pemerintah kota dengan target yang melenceng, seperti dalam temuan audit kinerja untuk gaji saja pemerintah harus menggelontorkan anggaran Rp 2,1 Miliar pertahun dan biaya pengeluaran lainnya sekitar Rp 1,8 Miliar sehingga total Rp 3,9 Miliar dana yang dikeluarkan Pemkot untuk perusda, sedangkan dalam setahun perusda hanya dapat menghasilkan pendapatan sebesar Rp 300 Juta atau 3 persen dari target mereka “Gak mau dong ada BUMN yang tergerus uangnya hanya untuk  gaji sheingga  itu menjadi catatan kami di pansus, dan hari ini kita susun rekomendasi langsung”, Ujar Syukri Wahid

Dari hasil rapat bersama direksi dan kemudian dirapatkan kembali bersama beberapa fraksi untuk dimintai pendapatnya ada 3 bentuk rekomendasi yang diusulkan sesuai amanat perda pertama merestrukturisasi susunan dewan pengawas, yang kedua pemkot harus menyelesaikan berita penyerahan aset, yang ketiga pembekuan perumda agar terjadi pergantian seluruh direksi “Kita susun redaksi  yang tepat mudah-mudahan hari ini tuntas rekomendasi segera kami laporkan ke pimpinan DPRD paling lambat akhir minggu ini sembari menunggu hasil audit. Pansus kami rekomendasikan audit keuangan dan kinerja itu mutlak”, Katanya.

Syukri menjelaskan restrukturisasi pada susunan dewas perusda menuntung sukses harus dilakukan karena selama ini 2 orang dewan pengawas berasal dari ASN dan itu telah menyalahi dari ketentuan 1 dari 2 dewas harus berasal dari kalangan independen untuk menjaga netralitas perusda, sedangkan terkait pemkot yang harus menyelesaikan berita penyerahan aset menurutnya perusda sejak tahun 1981 berdiri sampai perda tahun 2014 total penyitaan modal pemerintah kota itu senilai Rp 37 Miliar dalam bentuk aset bukan uang, baru pada tahun 2018 dimasukan unsur uang keuntungan Rp 9 Miliar, sehingga Totalnya Rp 45 Miliar, termasuk juga hasil temuan pansus ketika sidak tanah milik perusda seluas 700 meter persegi di Kabupaten Maros yang diketahui ternyata bukan merupakan milik perusda jika diliat dari sertifikat tanah tahun 1986 yang digadai Rp 50 juta jika dijual diharga sekarang menjadi sekitar Rp 700 Juta “Kemarin saya survey ternyata aset itu dimiliki bukan karena bisnis plan, kok dulu ada orang pinjam duit di perumda yang tidak bisa bayar tiba-tiba dibayar pakai tanah jadi itu sudah kacau menyalahi bisnis walau pun bukan dijaman pak purba yah”, jelasnya.

Di opsi rekomendasi ketiga pembekuan perumda dan pergantian direksi menurut syukri pembubaran perusda ini harus melalui persetujuan wali kota dan DPRD sehingga tidak mudah perusda itu dikatakan pailit atau bangkrut namun yang bisa dibekukan adalah 9 kegiatan bisnis yang sedang dijalankan perusda salah satunya transportasi bus yang dianggap tidak layak karena mahalnya biaya perawatan sekitar Rp 1, 6 M pertahun “9 unit bisnis yang jalan jargas 17 ribu sambungan, transportasi 6 bis itu belum diserahkan asetnya,perusda disuruh urus, kalau saya sih nolak bukan aset saya, Rp 1,6 Miliar pertahun  bagaimana mau untung bis sudah rongsokan , bagi saya asetnya dijual saja gak usah konsen di bisnis itu” Tegas Syukri Wahid.

Dari 3 rekomendasi usulan ini sebagian besar fraksi mengarah kepada restrukturisasi dewan pengawas karena itu lebih relevan untuk dijalankan “Sebagian besar saya liat itu retrukrisasi”, Ungkapnya.

Namun untuk lebih memperkuat rekomendasi akhir , Pansus Selanjutnya akan menggelar 2 RDP bersama Perusda Manuntung Sukses “sehingga diperkirakan akhir bulan juli sudah kita tuntaskan” terang Syukri (dedy/bu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *