Pemasangan 1.030 Titik PJU Akan Terealisasi di Anggaran Perubahan September 2021

BALIKPAPANUPDATE – Sesuai dengan program visi misi Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud ketika pidato pertamanya di paripurna DPRD 2 Juni 2021 lalu, rencana pemasangan penerangan jalan umum diperkirakan akan segera terealisasi pada bulan September mendatang di penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2021. Hal ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Perhubungan Kota Balikpapan Sudirman Djayaleksana yang menerangkan ada sekitar 1.030 titik PJU yang akan dipasang, dan skema pemasangannya berdasarkan hasil survey dishub ke lapangan dan laporan kelurahan yang telah ditampung dari aspirasi masyarakat Ada beberapa lokasi memang dari survey dan laporan dari kita, nah untuk persoalan di kelurahan kita udah coba komunikasi”, Ujarnya.

Untuk proyek pengadaan PJU dibagi menjadi 3 yaitu pemasangan baru, perawatan dan pergantian lampu dari sebelumnya berjenis lampu LHE menjadi LED “Alhamdulillah, LED itu dari 11 ribu paling hanya sekitar dua sampai 3 ribu saja yang perlu kami ganti” Terangnya.

Pemasangan, perawatan dan pergantian lampu PJU memang menjadi perhatian utama warga kota Balikpapan terutama dijalan protokol dan jalan gang yang rawan kriminalitas dan kecelakaan jika penerangan minim, untuk pembagian kewenangan, jalan selebar 4 meter kebawah menjadi ranah kelurahan, sedangkan lebar jalan 4 meter keatas merupakan kewenangan Dinas Perhubungan intinya siapapun yang mengerjakan baik dishub maupun kelurahan sebenarnya bisa aja, Cuma sekarang ketersediaan dari anggarannya, kita harapkan memang PJU yang mati dirawat melalui dana dishub tahun 2020 yang hanya Rp 2 miliar dari sebelumnya sekitar Rp 6 M, sehingga jadi tunggakan dari laporan yang belum dikerjakan , tapi kita insyaallah di perubahan ini dapat terealisasi apa yang dikeluhkan oleh masyarakat”, Ucapnya.

Di anggaran perubahan 2021 nanti dishub akan berkoordinasi bersama Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Balikpapan dan kelurahan “Sudah kita sampaikan ke Bappeda dan kelurahan”, terang PLH Sekretaris Dewan DPRD Kota Balikpapan. (dedy/bu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *