DPRD Balikpapan Sampaikan Pandangan Umum Fraksi Terkait LKPJ Tahun 2020, Masalah Klasik Jadi Sorotan

BALIKPAPANUPDATE – DPRD Kota Balikpapan melakukan rapat paripurna ke-23 Masa sidang II Tahun 2021 dengan agenda Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kota Balikpapan Terhadap Nota Penjelasan Wali Kota Balikpapan Tentang laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2020 yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Subari bertempat di ruang rapat gabungan DPRD Balikpapan pada rabu pagi (9/6/21).

Memimpin rapat secara virtual dengan Pemkot Balikpapan yang diwakili oleh Sekda Balikpapan Sayid MN Fadli, Subari memaparkan pandangan fraksi-fraksi tentang program kerja Wali Kota lama Rizal Effendi yang harus diselesaikan oleh Wali Kota Baru Rahmad Mas’ud di tahun ini seperti penanganan banjir, fasilitas pendidikan yang layak dan masalah kesehatan “Fraksi-fraksi pada umumnya memberikan aspirasi kepada wali kota terdahulu Rizal Effendi, tapi ada beberapa catatan yang harus diselesaikan wali kota Rahmad Mas’ud terutama masalah klasik itu, penanganan banjir itu yang masih disorot oleh fraksi, banjir di Kota Balikpapan itu masih 40 persen yang belum bisa dikendalikan”, Ujarnya.

Usulan Wajib lainnya terkait Peningkatan sarana dan prasarana fasilitas sekolah meliputi penerimaan siswa dimasa pandemi dan kesehatan yang penyerapan anggarannya ditahun ini masih kurang maksimal “terkait dengan penyerapan anggaran oleh satgas covid-19 masih kurang maksimal yah, dari 80 persen ada angka Rp 69 miliar itu masih minta penjelasan dari Wali Kota”, Jelasnya. Untuk itu DPRD bersama Badan Musyawarah (banmus) akan menjadwalkan rapat paripurna berikutnya “Kita akan rapatkan dengan banmus, nanti banmus akan menentukan kapan kita akan mendengar jawaban dari wali kota baru”, Katanya (Dedy/bu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *