800 titik Tanah Belum Terdokumentasi, DPRD Kota Balikpapan Bentuk Pansus Perumda Manuntung Sukses dan Penyelamatan Aset

BALIKPAPANUPDATE – Guna menyelamatkan aset tanah dan bangunan di Kota Balikpapan, DPRD Kota Balikpapan melakukan rapat paripurna dengan agenda pembentukan panitia khusus (Pansus) pengawasan perusahaan umum daerah (perumda) Manuntung dan pansus penyelamatan aset tidak bergerak seperti tanah, gedung dan bangunan milik Pemerintah Kota Balikpapan pada senin pagi bertempat di ruang rapat DPRD lantai 2 (12/4/21).

Wakil Ketua DPRD Subari menerangkan pembentukan pansus ini sangat penting untuk mengelola aset-aset tetap yang keberadaannya saati ini masih belum dikelola dengan baik secara administrasi “kenapa ini penting karena banyak aset-aset tetap seperti tanah dan bangunan yang sekarang itu tidak terdokumentasi dengan baik, nah ini yang menjadi alasan pansus kita bentuk demi menyelamatkan aset  yang ada di kota Balikpapan, Kita tidak ingin mencari kesalahan pemkot Balikpapan”, Jelas politisi Partai Keadilan Sejahtera tersebut.

Menurutnya ada 800 titik tanah dan bangunan yang belum dikelola dengan baik seperti di daerah Somber, Muara Rapak, dan di Balikpapan Barat, untuk itu dirinya berharap kepemilikan tanah dapat segera tersetifikasi agar tidak menimbulkan polemik di waktu yang akan datang “Hampir 800 titik tanah aset tetap kita akan kembalikan sebagaimana fungsinya, jika mereka mempunyai legalitas nanti kita akan buatkan sertifikasinya, kalaupun punya masyarakat kita serahkan kalau punya pemkot Balikpapan kita ambil aset itu”, Ujar Subari.

Pembentukan Pansus Perumda Manuntung Sukses diinisiasi dari hasil RDP (rapat dengar pendapat) Komisi II dengan Perumda yang bertujuan mengevaluasi kinerja Perumda agar lebih transparan dalam memberikan laporan pendapatan dan memperbaiki kendala yang terjadi di lapangan “ternyata besar dana yang diinvestasikan tidak sesuai dengan feedback dimana pemkot Balikpapan hanya menerima keuntungan Rp 700 juta, ini yang melatarbelakangi DPRD Balikpapan membentuk pansus”, Tuturnya. 

Hasil dari rapat paripurna terbentuklah Pansus penyelamatan aset diketuai oleh H. Haris dari fraksi PDIP dan PKB dan wakil ketua Puryadi dari Fraksi gabungan, sementara pansus Perumda Manuntung Sukses dipilih Aminuddin dari Fraksi Gerindra dan wakilnya Syukri Wahid dari Fraksi PKS.  Kedepannya setelah aset tersetifikasi dan terdokumentasi secara administrasi dengan baik maka akan dibentuk Badan Pengelolaan Aset Kota Balikpapan. (dy/rb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *