Komisi III DPRD Kota Balikpapan Susun Naskah Akademik Tentang Pembentukan Kebun Binatang di Kota Balikpapan

BALIKPAPANUPDATE – Kota Balikpapan akan segera memiliki Kebun Binatang yang lokasinya digadang-gadang berada di KM 15 Balikpapan Utara, Perkembangan terkini Naskah akademik sedang dalam penyusunan, setelah di tahun 2018 lalu dibuat kajian. Peningkatan status dari kajian menjadi naskah akademik inilah yang diperjuangkan DPRD Kota Balikpapan melalui RDP (Rapat Dengar Pendapat) Komisi III dengan OPD Bappeda Litbang, DPPR, DLH dan BPKAD tentang pembentukan kebun binatang di Kota Balikpapan

Anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan Nelly Turuallo menerangkan untuk membuat suatu kebun binatang harus mempunyai syarat dan kisaran biaya tertentu diantaranya golongan satwa 2 taksa dengan luasan kurang lebih 5 hektar, sedangkan golongan satwa 3 taksa harus memiliki luasan wilayah minimal 15 hektar, dan jika  golongan taman safari luasnya 50 hektar “Kalau taman satwa minimal 5 hektar kisaran biaya Rp 60 Miliar”, Ucapnya.

Mengenai penyusunan naskah akademik tersebut Komisi III telah belajar dari universitas Brawijaya dan kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bahwa kebun binatang itu tidak harus dikelola penuh oleh pemerintah daerah, namun dapat diserahkan kepada pihak swasta dengan kepemilikan aset daerah “Kami sedang menyiapkan pondasi  regulasinya sehingga suatu hari nanti kemampuan keuangan daerah sudah memungkinkan atau pihak swasta yang ingin berinvestasi itu sudah ada pondasinya. Kami dari Komisi III lebih menyiapkan syarat-syarat dan SOP. Sekarang kami mempersiapkan aturannya apa yang harus disiapkan, siapa yang harus kelola”, Ucapnya.

Tahapan berikutnya setelah naskah akademik rampung akan berlanjut ke Bapemperda untuk diolah menjadi Perda, Nelly berharap dengan kehadiran taman satwa di Kota Balikpapan dapat menjadi sarana pendidikan bagi anak-anak “Jadi kalau ada taman satwa itu kan juga menjadi tempat belajar”, Katanya. (dy/rb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *