DPRD Kabupaten Majalengka Belajar Pengembangan Investasi ke DPRD Kota Balikpapan

BALIKPAPAN UPDATE – Dinobatkan sebagai kota paling dicintai di dunia pada tahun 2015 oleh WWF earth hour city challenge dan kota layak huni pada tahun 2017 oleh survey Ikatan ahli perencanaan (IKP) membuat kota Balikpapan makin dibanjiri oleh para investor, hal ini pula yang menarik DPRD kabupaten Majalengka untuk melakukan kunjungan kerja ke DPRD kota Balikpapan. Kedatangan mereka disambut hangat ketua komisi I faisal tola pada rabu pagi (27/3) di ruang rapat gabungan. Ketua komisi I DPRD kabupaten Majalengka Dede mengungkapkan ketertarikannya berkunjung ke kota minyak untuk belajar investasi daerah karena mereka yakin kota Balikpapan sebagai kota yang diunggulkan untuk menarik wisatawan dan investor terbukti dengan banyaknya prestasi yang diraih kota Balikpapan “Intinya sih mau belajar tentang investasi daerah karena kita yakin Balikpapan merupakan salah satu kota yang diunggulkan di Indonesia terbukti diungkapkan bapak faisal, kota Balikpapan merupakan kota ternyaman didunia dan itu menjadi landasan datangnya investasi ke Balikpapan”, Ungkap dede.

Untuk diketahui kabupaten Majalengka mempunyai luas wilayah 1.204 km2, , dibawah kepemimpinan bupati Karna Sobahi kabupaten majalengka memfokuskan pembangunan akses jalan tol, Bandara Internasional jawa barat kertajati dan Aero City serta relokasi Industri terutama Industri Tekstil yang akan membuat Kota Majalengka menjadi kota investasi yang sangat prospektif 5 tahun kedepan dan membuat Kota Majalengka akan berubah menjadi kota yang banyak dikunjungi oleh para pelaku bisnis wisatawan baik lokal, regional maupun manca Negara “Kita punya luas lahan yang luar biasa 1200m2, kita membagi beberapa wilayah, wilayah utara industry dengan aiport yang baru itu, selatan kita fokus pada pengembangan usaha tas, jadi investasinya bukan pada industry besar tapi pada mencoba merangsang investor dengan berinvestasi dikota wisata, industry ada wisata juga ada tanpa melupakan lahan pertanian” terang dede ketika diwawancarai didepan awak media B-update.  

Dede juga menuturkan keinginan kabupaten majalengka menjadi kota industry membuat dia merasa wajib datang ke kota Balikpapan untuk belajar “Kita menganggap majalengka membangun beberapa sektor termasuk investasi  rasanya wajib datang kesini (Balikpapan)”, lanjutnya. (ad/bu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *