Hadapi Situasi Sulit, Angkasa Pura I Buka Rute Penerbangan ke China dan Arab dari Bandara Sepinggan

BALIKPAPAN UPDATE – Kehadiran bandara baru di Kota Samarinda dan kebijakan tarif pesawat yang meroket memaksa pihak Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman dalam kondisi sulit. Membuka rute penerbangan potensial jadi salah satu cara menjaga pertumbuhan penumpang agar tetap positif. Hal itu dijelaskan General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, Farid Indra Nugraha, Rabu (6/3/2019).

Farid mengajak berbagai stakeholder untuk terus berupaya membuka rute baru, baik dalam maupun luar negeri. Tujuannya guna mempertahankan atau meningkatkan kunjungan orang ke Kalimantan Timur, dan kota Balikpapan khususnya. “Sebagai pihak bandara, kami akan coba mencari partner di Tiongkok untuk diajak kerja sama membuka jalur baru dari Cina Daratan dan Umroh, agar bisa menjadi andalan dari Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan. Melihat fasilitas serta panjang runway sudah memadai,” ujarnya.

Lebih lanjut Farid mengatakan, pilihan ada pada penumpang mau menggunakan bandara mana. Dalam konteks ini pihaknya tetap memberikan layanan dengan tetap utamakan keselamatan dengan melengkapi fasilitas penerbangan sesuai dengan ketentuan. Juga memberikan inovasi peningkatan traffic di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan “Untuk itu tahun ini kami lakukan beberapa investasi menjaga keselamatan penerbangan, seperti pemutakhiran kendaraan Runway Sweeper, kendaraan Fire Fighting and Rescue dan juga alat surveillance untuk kendaraan,” ungkapnya.

Sebab itu, pihaknya dalam meningkatkan kunjungan melalui Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, memberikan peluang kepada maskapai untuk mengembangkan rute potensial. Hal ini berkaitan sebagai upaya Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan meningkatkan pertumbuhan penerbangan. (ad/bu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *