Resmikan BPN GO 122, Wawali Ajak Masyarakat Mengenal Keragaman Budaya

BALIKPAPAN UPDATE – Berbagai kegiatan digelar dalam memeriahkan HUT Kota Balikpapan tahun ini. Salah satunya, Festival Balikpapan Go 122 yang diresmikan Wakil Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, Rabu (06/01).

Lidah masyarakat akan dimanjakan dengan berbagai kuliner. Karena lebih dari 50 pelaku usaha kuliner di kota Balikpapan ambil bagian dalam acara kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC-Dome).

“ Ini merupakan kegiatan yang menggembirakan karena masyarakat dapat menikmati aneka ragam kuliner. Dari yang khas sampai yang modern,” ujar Rahmad Mas’ud.

“Masyarakat bisa bernostalgia dengan jajanan tempo dulu, sekaligus mengenalkan generasi muda yang suka junk food untuk memahami kekayaan warisan budaya, khususnya menu masakan khas Indonesia,” Dia mengungkapkan, kemeriahan perayaan HUT Kota tahun ini memang berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Karena masyarakat akan dihibur dengan berbagai kegiatan.

Adapun agenda kegiatan yang dilaksanakan Pemkot Balikpapan, yaitu:

1. Gala Siswa SMP se-Balikpapan, 1-9 Februari 2019 di Stadion Batakan Balikpapan

2. Balikpapan Go 122, pada 6-10 Februari 2019 di halaman BSCC Dome

3. Rapat paripurna istimewa DPRD Kota Balikpapan, pada 7 Februari 2019 di Aula Pemkot Balikpapan

4. Festival 1.000 Bunga, pada 7-9 Februari 2019 di halaman kantor Walikota Balikpapan

5. Peresmian Balikpapan Creative Centre, pada 9 Februari 2019 di Gedung Klandasan

6. Upacara Parade,, pada 20 Februari 2019 di Lapangan Merdeka Balikpapan

7. Tari Massal yang diikuti oleh 500 orang peserta, pada 10 Februari 2019 di Lapangan Merdeka Balikpapan

8. Pemecahan rekor muri “Penyajian mie singkong terbanyak” sebanyak 5.000 porsi, pada 10 Februari 2019 di Lapangan Merdeka Balikpapan

9. Colour Run, pada 10 Februari 2019 di Lapangan Merdeka-Balikpapan Plaza

10. Syukuran hari jadi kota, pada 10 Februari 2019 di BSCC Dome

11. Fashion Night, pada 10 Februari 2019 di BSCC Dome

12. Tabligh Akbar pada bersama ustad Haikal Fikri MZ, pada 23 Februari 2019 di Masjid Madinatul Iman Balikpapan

13. Pawai Budaya, pada 24 Februari 2019 di jalan Jendral Sudirman

14. Pemilihan duta wisata Balikpapan, pada 2 Maret 2019 di gedung kesenian

15. Festival Pesisir Balikpapan, pada 10 Maret 2019 di pantai manggar

16. Balikpapan Fair, pada 13-17 Februari 2019 di BSCC Dome

17. Balikpapan Bershalawat, (waktu tentative) di lapangan merdeka/halaman BSCC Dome

Sedangkan agenda kegiatan yang dilaksanakan masyarakat Balikpapan, yaitu:

1. Barongsai Acrobatic, pada 27 januari, 2,3 dan 5 Februari 2019 di Borneo Bay Park

2. 10 Ball Handicap Champion, pada 1-3 Februari 2019 di Balikpapan Super Block

3. Oriental Culture Parade, pada 5 Februari 2019 di Borneo Bay Park

4. The Exists 2019, pada 9 Februari 2019 di Giant Mall

5. Purwacaraka music studio anunal student concert 2019, pada 10 Februari 2019 di Plaza Balikpapan

6. DAN 3X3 Cup 2019, pada 15-16 Februari 2019 di gedung KNPI

7. DAN Cup Basket Ball, pada 22-23 Februari 2019 di gedung KNPI

8. Kejuaraan renang junior antar perkumpulan se-Kaltim (Balikpapan Open), pada 23-24 Februari 2019 di Kolam renang Mulawarman

9. Konser amal penyandang disabilitas pada 23-24 Februari 2019 di BSCC Dome

10. Gebyar UMKM 2019, pada 27 Februari-5 Maret 2019 di Atrium arrival hall dan mezzanine floor

11. Walikota Balikpapan Open Badminton, pada 2-6 maret 2019 di BSCC Dome/Hevindo

12. Food dan culture festival, pada 3 maret 2019 di BSCC Dome

13. Aerobic dan Zumba Competition, pada 9 maret 2019 di BSCC Dome

Dalam kesempatan tersebut, Rahmad juga mengajak masyarakat untuk mengenal, menikmati, dan melestarikan, serta mendiskusikan tentang keragaman budaya, kearifan lokal, serta hal-hal yang bersifat kekinian yang berkembang di Balikpapan.

“Karena itu, dalam HUT Kota tahun ini, pemerintah juga mengekspose dan mengeksplorasi segala potensi yang ada melalui penyelenggaraaan berbagai kegiatan perlombaan,” ujarnya.

Dia berharap, festival kuliner dan kegiatan lainnya akan dapat memberikan dampak positif dan menguntungkan bagi perekonomian daerah maupun bagi pencapaian atas pelestarian budaya.(ad/bu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *