Fenomena Buah Lai di Kota Balikpapan, Punya Rasa & Aroma Khas Sangat Menggoda

BALIKPAPAN UPDATE – Jika Sobat update jalan-jalan ke beberapa daerah di kalimantan, semisal dari  Balikpapan ke Samarinda di Kalimantan Timur terlihat bergelantungan buah dengan duri di sekelilingnya. Jangan langsung menyangka itu lah buah durian. Salah bosquue, Tampilan memang boleh mirip dengan buah beraroma menyengat tersebut. Namun yang satu ini dikenal sebagai buah lai, atau di Kalimantan Utara dikenal ruas.  Perlu diketahui Buah lai dijajakan hanya saat musim. Menjelang akhir tahun dan awal tahun menjadi saat kemunculan buah berwarna daging kuning tua  kadang agak jingga ini. Tepatnya, musim Lai antara Januari hingga Maret, dan puncaknya di bulan Februari.

NIKMAT MANA YANG ENGKAU DUSTAKAN – Aroma dan rasa khas dari buah lai ini tentunya siapapun akan terpikat untuk mencicipinya cess…

Namun akhir tahun seperti saat ini sudah bisa ditemukan di beberapa titik di Kalimantan timur khususnya di sepanjang Jalan Seokarno Hatta, atau lebih tepatnya di pinggir jalan dekat SPBU batu ampar yang mr. b-update kunjungi, harga yang ditawarkan pun cukup terjangkau berkisar Rp20ribu hingga Rp 50 ribu perbuah tergantung tingkat tawar-menawar juga sih cess. Jika sobat update Penasaran mencoba buah lai ini. Jangan berharap mirip dengan durian bila soal rasa. Begitu dibuka, tak ada aroma yang menyengat yang biasanya ditemukan pada durian. Lantas, dagingnya meski seringkali tak selegit durian, tapi seperti halnya durian

Meski sama dengan durian, buah elai memiliki keunikan. Buah ini tidak mengandung alkohol yang bisa membuat penikmatnya mengalami gangguan. Walau memiliki rasa yang nyaris sama, namun mengkomsumsi buah elai hingga 4 buah bagi warga sekitar justru bisa membantu kesehatan. Tidak heran jika saat menikmati buah ini kita terasa aman dan tidak takut terkena efek dari buah ini. Bukan hanya bau buah yang khas menjadi petunjuk bahwa buah sudah dalam keadaan masak. Namun warna kulit dan suara buah yang unik ketika dipukul menjadi petunjuk buah dalam kondisi masak. Benar saja. Setelah dibuka, buah elai memiliki daging buah berwarna orange. Karena terlihat segar, menarik warga untuk segera mencoba. Buah elai atau holay merupakan hasil perkawinan antara bibit pohon durian dengan buah lay sehingga menghasilkan satu individu baru yang diberi nama elai.

Oleh pemerintah, melalui Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian Kementerian Pertanian, buah elai atau durian lay buah khas lokal Kalimantan Timur dirilis sebagai bibit buah (varietas) unggul nasional. ada yang manis hingga pahit.  Tentunya buah lai ini Menjadi pilihan menarik bagi kelen yang tidak suka dengan bau menyengat durian, apalagi tengah liburan di kota Balikpapan akhir tahun ini.  (ad/bu)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *