Tanah Ambles, Pipa Bocor, Air Ngadat Lagi

Kondisi tanah yang ambles di Kilometer 5, Jalan Soekarno-Hatta, Balikpapan, masih belum stabil. Kondisi itu mengakibatkan pipa PDAM Balikpapan mengalami kebocoran kemarin (14/8). Walhasil, sekitar 50 persen layanan air bersih ke pelanggan pun kembali terganggu.

Kemarin Direktur Teknik PDAM Balikpapan Anang Fadliansyah, staf Bagian Hubungan Pelanggan PDAM Balikpapan Suryo Hadi Prabowo, dan petugas dari perusda milik Pemkot Balikpapan itu sudah memonitor pipa yang bocor.

Suryo mengatakan, Jalan Soekarno-Hatta saban hari memang padat dilintasi kendaraan. Terutama saat jam-jam sibuk. Kondisi tersebut yang membuat jalan di Kilometer 5 terus bergeser. Namun, perbaikan jalan ambles itu disebut mulai diperbaiki kemarin. Diharapkan setelah perbaikan itu, kontur tanah lebih stabil.

Dia menyebut, pekerja mulai memperbaiki kebocoran pipa itu tadi malam sekitar pukul 21.00 Wita. Diharapkan dalam 24 jam perbaikan pipa selesai. “Kami berharap bisa selesai lebih cepat,” ucap Suryo.

Menurut dia, petugas bekerja dengan hati-hati, mengingat kondisi tanah yang belum stabil dan ada perbaikan jalan yang ambles. Selain itu, pipa tersebut perannya cukup vital. Sekitar 50 persen pelanggan PDAM didistribusikan dari pipa tersebut. “Kami minta maaf kepada pelanggan yang airnya sudah tidak mengalir. Namun, bagi yang masih mengalir, kami minta menampung air sebanyak-banyaknya,” pesannya.

Suryo mengakui, perbaikan pipa tersebut berdampak lain. Yakni terjadi kemacetan yang cukup panjang di Kilometer 5, Jalan Soekarno-Hatta. “Kami turut meminta kepada pengguna jalan untuk berhati-hati,” harapnya.

Adapun daerah yang distribusinya terganggu atau tak mengalir, antara lain kawasan Balikpapan Utara, Balikpapan Barat, sebagian Balikpapan Selatan, dan sebagian Balikpapan Tengah.

Adapun daerah yang mengalami gangguan distribusi air, yakni RSUD dr Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan, RSS Damai III, Kompleks PGRI Damai III, Perum Kopri, Perum PT HER Mandiri, Kompleks Perusda, Kompleks Bumi Sepinggan Baru, Kompleks PLN Spala, Villa Damai Indah, Perum Kemensos Ringroad, Perum Wika, Kompleks Pemkot Balikpapan Baru, Booster AMD Sungai Ampal, Perum H Ruslan Gunung Guntur, hingga Perum Pelabuhan Gunung Guntur.

Selain itu, kawasan Strat I sampai VI, Jalan Pattimura, Jalan Kampung Timur, Jalan Wonorejo, Jalan Sumber Rejo, Jalan Karang Rejo, Kompleks Bangun Reksa, Perum PDAM, Perum Graha Indah, Perum Bhumi Nirwana Indah, Perum Mandastana, Perum Batu Ampar Lestari, Kompleks Perumnas, Jalan Telindung, Inpres I-IV, Jalan Gunung Satu, Jalan Gunung Empat, Jalan Gunung Bugis, Asrama Bukit, Sidomulyo, Kampung Baru Ujung, Jumpi, Sidodadi, Jalan Borobudur, Baru Ilir, dan Gunung Polisi.

SUMBER : kaltimpost

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *